PLAY by Polkaa: Narasi Kriya di Panggung Desain Internasional

Di tengah berkembangnya industri desain yang dinamis, jenama lokal Indonesia, Polkaa, hadir dengan visi untuk menciptakan produk kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup yang memadukan estetika, fungsi, serta keberlanjutan. Sejak didirikan pada tahun 2016, Polkaa konsisten berinovasi dengan berkolaborasi bersama para perajin lokal untuk menghasilkan karya yang unik dan bermakna. Tahun ini, Polkaa melalui label […]
IFFINA+ 2025: Budaya Sebagai Inspirasi

Pameran furnitur, desain interior, dan kriya terbesar di Indonesia, IFFINA+ 2025, telah resmi berakhir setelah berlangsung meriah pada 17 hingga 20 September 2025 lalu. Namun, energi dan inspirasi yang ditinggalkannya di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD masih terasa kuat. Tahun ini, IFFINA+ bukan hanya sekadar ajang pameran produk; ia menjelma menjadi sebuah perayaan besar atas […]
FIND Design Fair Asia 2025: Tren, Tantangan, dan Sorotan dari Singapura

FIND – Design Fair Asia 2025 baru saja menutup edisinya yang keempat pada 11–13 September di Marina Bay Sands, Singapura. Sebagai bagian dari Singapore Design Week, acara ini kembali menjadi magnet bagi desainer, arsitek, mahasiswa, hingga pencinta desain yang ingin menangkap denyut terbaru industri kreatif di Asia. Tahun ini, lebih dari 250 jenama internasional dari […]
Noema Resort Pererenan – A Vibrant Sanctuary

Mereren dalam Bahasa Bali berarti berhenti sejenak. Sebuah filosofi yang diwujudkan ke dalam sebuah peraduan bernama Noema Resort Pererenan. Saat ini area Pererenan belum seramai tetangganya, Canggu. Sehingga kehadiran Noema Resort menjadi tepat waktu. Mulai dibuka sejak bulan April dan diresmikan pada akhir Agustus 2025, Noema Resort menawarkan sebuah sanctuary yang hangat dan homey. Meninggalkan […]
Lianggono untuk The Makers Project Balvenie

Wang Sinawang, judul yang diadopsi dari bahasa Jawa ini dipilih Lianggono untuk instalasi The Makers Project The Balvenie. Instalasi ini ditampilkan pada perhelatan Jia Curated di Bali pada pertengahan bulan Agustus lalu. Dari kejauhan, bangunan sementara berbentuk melingkar dan disusun menggunakan jerami itu tampil mencuri perhatian secara subtil. Di tengah gempuran ragam warna, material, dan […]
Buku The Jakarta Salon: Rekam Sejarah Seni Indonesia

Percakapan yang berawal dari cerita tentang perjalanan mengoleksi karya seni di tahun 2016, menjelma menjadi sebuah buku bertajuk The Jakarta Salon: The Patronage of the Papadimitrious — Shaping Modern Art in Indonesia. Buku ini menceritakan kisah panjang Alex Papadimitriou dan istrinya Caecilia Papadimitriou yang berperan penting dalam perkembangan seni rupa Indonesia. “Saya bertemu Caecilia untuk […]
Plagiarisme dalam Dunia Desain

Penjiplakan yang melanggar hak cipta. Ini adalah definisi singkat dari kata “plagiarisme” yang bisa ditemukan di Kamus Besar Bahasa Indonesia versi daring. Lalu, bagaimana dengan karya desain yang belum terdaftar dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)? Beberapa waktu lalu media sosial kami sempat ramai dengan kasus plagiarisme. Meski mungkin masalah ini nggak terdengar di lintas industri […]
Ubud Art Ground: Mengisi Skena Seni Kontemporer Bali

Di tengah lanskap seni rupa Bali yang sarat akan nilai historis dan estetika tradisi, sebuah inisiatif seni hadir untuk menyuarakan sesuatu yang berbeda: Ubud Art Ground (UAG). Bertempat di Gudang Kayu, kawasan Batu Kurung Estate, Ubud, pameran perdana ini bertajuk “Parallels: Legacies in Flux” dan berlangsung dari 11 Juli hingga 10 Agustus 2025. Sebutkan “seni […]
Bambang Toko Witjaksono dan Hendro Wiyanto tentang ArtJog 2025

Simak obrolan kami dengan kurator ArtJog 2025, Bambang Toko dan Hendro Wiyanto, mulai dari makna tema pameran sampai karya yang mereka sukai.
Pameran Lukisan Perdana Ardi Gunawan

Sore itu ruangan ISA Art Gallery yang terletak di lantai dasar gedung perkantoran Wisma 46 tetiba aktif dan riuh kedatangan banyak tamu. Wajah-wajah familier di kalangan seni rupa Indonesia turut hadir di pameran bertajuk Made Me Dirty, pameran tunggal lukisan pertama Ardi Gunawan. “Ya itu kalau karyanya Ardi boleh disebut lukisan,” kata Hendro Wiyanto, kurator […]