ICAD ke-13 Mengusung Tema Feel Good Lab

13 October 2023

Stella Mailoa

Memasuki perhelatannya yang ke-13, pameran Indonesian Contemporary Art & Design atau yang lebih dikenal dengan nama ICAD (baca: ai-ked), mengusung tema Feel Good Lab. Dalam rilisan pers resminya, tema ini diterjemahkan menjadi emosi positif yang lahir dari berekspreimen, bermain, dan mengutak-atik sesuatu. Tindakan yang lahir dari rasa ingin tahu, keinginan, atau kebutuhan.

Hal ini diamini oleh Amanda Ariawan, kurator ICAD 13 dalam konferensi pers yang digelar sehari sebelum pameran resmi dibuka. Menurutnya, Feel Good Lab menjadi laboratorium bagi para seniman dan desainer yang berpartisipasi untuk mengekspresikan dan mengaktivasi perasaan mereka.

Naufal Abshar yang menghadirkan lukisan sebagai pemeran utama, bukan penghias interior semata.

Namun lebih dari itu, Feel Good Lab bukan sekadar selebrasi persaan positif saja. Penikmat pameran ingin diajak untuk berpikir kritis dalam merespon rasa yang nikmat itu sendiri. Rasa yang seringkali diabaikan dalam keseharian kita.

Seperti pada perhelatan sebelumnya, kali ini ICAD juga menggelar open call bagi para seniman dan desainer untuk mengirimkan karyanya. Ratusan seniman dan desainer dari 18 kota dan 7 negara mengirimkan konsep karyanya. Terpilih 20 seniman, baik individual maupun kelompok, untuk turut berpameran tahun ini.

Beberapa di antaranya adalah KANCATA dari Jakarta, SZKUTY dari Polandia, Lee Mok Yee dari Kuala Lumpur, serta Ari Puguh dari Gothenburg. Karya-karya mereka bersanding di antara seniman dan desainer ICAD 13 tahun ini yang namanya sudah tidak asing lagi, seperti Sinta Tantra, Entang Wiharso, Adhi Nugraha, dan Arahmaiani.

Karya Entang Wiharso yang menghadirkan ikan koi sebagai ikon warisan tapi juga rentan di saat yang bersamaan.

Pameran ICAD ke-13 juga mempersembahkan special appearance, yaitu tribut bagi Benyamin Suaeb. Bekerjasama dengan Yayasan Benyamin Suaeb, Studio Woork, La Munai Records, dan Cut and Rescue, pameran Dunianya Bang Ben dibagi menjadi tiga bagian.

Ruangan tersebut adalah Cerite Bang Ben (Kisah Benyamin), Katenye Bang Ben (Apa yang Dikatakan Benyamin), dan Banda Bang Ben (Harta Benyamin). Pameran ini menceritakan mulai dari kisah hidup Benyamin S, hingga arsip karya dan koleksi pribadinya.

Juga sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pameran ICAD ke-13 ini kembali diramaikan oleh karya-karya yang mengundang partisipasi pengunjung. Salah satu karya yang cukup menarik perhatian adalah The Whisper Tree hasil kolaborasi Alex Abbad dan Viro.

Salah satu karya interaktif yang mengajak manusia untuk merasakan menjadi bagian dari penciptaan.

Pameran ICAD ke-13 ini digelar di Hotel Grandkemang pada tanggal 13 Oktober – 26 November 2023.

Share:

Artikel Lainnya