5 Masjid dengan Menara Tertinggi di Dunia

Diah Aryanti

Menara masjid adalah bangunan tinggi menjulang yang identik dengan arsitektur masjid. Tahukah kamu, dalam bahasa Inggris, menara masjid disebut ‘minaret’ dan berasal dari kata dalam bahasa Arab ‘manara’ yang berarti sebuah tempat atau sesuatu yang memberikan cahaya?

Awalnya, menara masjid berfungsi sebagai penunjuk waktu dan pada perkembangannya menjadi tempat bagi para muazin, kemudian pengeras suara, untuk menyerukan azan. Biasanya terdapat lebih dari satu menara untuk masjid atau bahkan terpisah dari bangunan utama.

Setelah sebelumnya membahas tentang tujuh desain masjid menakjubkan di dunia, kali ini kami membahas sejumlah masjid yang mencatatkan rekor karena ketinggian menaranya.

1. Masjid Hassan II

masjid hassan II
Dok. Cermati

Masjid Hassan II di Casablanca, Maghribi, Maroko memiliki menara dengan ketinggian mencapai 210 meter, menghadap ke Samudra Atlantik. Pembangunan masjid ikonis kebanggaan masyarakat Maroko ini membutuhkan waktu tujuh tahun dan berhasil selesai pada 30 Agustus 1993. Masjid Hasan II didesain oleh arsitek asal Prancis, Michael Pinseau.

2. Masjid Djamaa El Djazair

Masjid Djamaa El Djazair
Dok. Gambetanews

Minaret dari masjid ini menggeser rekor Masjid Sultan Hasan II sebagai masjid dengan minaret tertinggi di dunia dengan ketinggian 265 meter yang difungsikan sebagai dek observasi. Proyek Masjid Djamaa El Djazair dimulai pada 2012 dan dikerjakan oleh dua negara, yaitu China dan Aljazair.

Selain memiliki menara tertinggi, masjid agung ini juga merupakan masjid terbesar di dunia ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

3. Masjid Qutub Minar

Qutub Minar
Dok. Airbnb

Qutub Minar yang terletak di New Delhi, India, ini dikelilingi oleh beberapa monumen historis yang juga terhubung dengan menara dan menjadi bagian dari kompleks Qutub, seperti Masjid Quwwat-ul-Islam yang merupakan masjid tertua di Delhi setelah Islam menguasai India. Qutub Minar adalah menara batu tertinggi di dunia dengan ketinggian 72,5 meter.

Bangunan ini memiliki 379 anak tangga menuju puncak, namun saat ini wisatawan tidak lagi diperbolehkan naik. Di dalam kompleks, kamu juga dapat menemukan Pilar Besi yang terdata dari abad ke-4 Masehi. Walaupun terbuat dari 98% besi tempa dan telah lama berdiri di sana, besinya tidak berkarat atau mengalami penguraian.

4. Masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz

masjid Sultan Salahuddin Abdul Aziz
Dok. Wikipedia

Pembangunan masjid terbesar kedua di Asia Tenggara ini dimulai pada tahun 1982 di atas lahan seluas 14 hektar. Masjid ini terletak di ibu kota Selangor, Malaysia dan memiliki gaya khas arsitektur Turki, terutama Dinasti Mamluk.

Menara Masjid Salahuddin menjulang setinggi 142,3 meter dengan bentuk seperti pensil yang runcing dengan kerucut berwarna biru yang menutupinya.

5. Masjid Agung Jawa Tengah

agung semarang
Dok. Hutama Karya

Indonesia nggak boleh ketinggalan dong! Masjid ini adalah salah satu yang termegah di Semarang yang sekaligus menjadi tujuan wisata religi. Masjid yang dibangun oleh Hutama Karya ini berada di atas salah satu petak tanah wakaf Masjid Besar Kauman Semarang sejak tahun 2001 hingga 2006.

Masjid Agung Jawa Tengah dirancang oleh arsitek Ir. H. Ahmad Fanani dengan campuran gaya arsitektur Timur Tengah, Jawa, dan Yunani. Di dalam area masjid, terdapat menara setinggi 99 meter yang diberi nama Menara Al-Husna dan digunakan untuk berbagai kegiatan.

Lantai dasar menjadi kantor radio DAIS (Dakwah Islam) dan stasiun televisi MAJT TV, lantai 2 dipergunakan untuk museum, lantai 18 untuk rumah makan berputar, dan lantai 19 menjadi gardu pandang kota Semarang sekaligus tempat rukyat hilal.

Kamu sudah pernah berkunjung ke salah satu masjid di atas?

SHARE :
WhatsApp
Facebook
Twitter
Email
Artikel Lainnya