8 Peralatan Dapur Paling Ikonis yang Pernah Ada

Sarah Hutapea

Bicara tentang dapur, ternyata bukan cuma desainnya tapi peralatan dapur pun juga berkembang. Bukan sekadar berkembang, ‘senjata perang’ di dapur ini juga mengalami perubahan yang signifikan.

Gaya hidup manusia menjadi faktor utama evolusi desain dapur beserta peralatannya ini. Tapi dalam perkembangannya, ternyata, peralatan-peralatan ini tidak hanya mempermudah aktivitas di dapur.

Desain yang bijak justru menjadikan produk-produk rumah tangga ini sebagai ikon perubahan paling jenius bahkan karya seni terbaik yang pernah ada.

Juicy Salif citrus squeezer, Alessi

Pemeras jeruk Juicy Salif dari Alessi
Pemeras jeruk Juicy Salif dari Alessi

Mungkin ini adalah pemeras jeruk paling stylish yang pernah ada di muka bumi. Selama ini, pemeras jeruk hanyalah alat sederhana yang seperti bagaimana fungsinya.

Tapi oleh tangan jenius, Philipe Stark, yang membuat skesta di serbet sebuah pizzeria, Alessi mengangkatnya juga sebagai sebuah karya seni. Ya, jika tidak sedang digunakan, orang mungkin tidak tahu kalau ‘pajangan’ ini adalah peralatan dapur.

Sketsa Philipe Stark
Sketsa Philipe Stark

Meski kontroversial karena bentuk yang tidak mendukung fungsinya secara optimal, Juicy Salif adalah salah satu desain Philipe Stark paling terkenal.

Tentu saja, kepopulerannya juga ditandai dengan pencapaian produk yang dilansir pada tahun 1991 ini sebagai produk Alessi paling laris.

Moka pot, Moka Express, Bialetti

Bialetti Moka Express

Moka pot adalah kompor atau pembuat kopi elektrik di atas kompor yang dapat menyeduh kopi. Cara kerjanya adalah dengan melewatkan air mendidih bertekanan uap melalui bubuk kopi.

Bialetti Moka Express
Cara kerja moka pot

Namanya diambil dari kota Mocha di Yaman. Produk ini ditemukan oleh insinyur Italia, Luigi Di Ponti pada tahun 1933. Ia lantas menjual patennya kepada Alfonso Bialetti, seorang vendor aluminium.

Dengan cepat, Moka pot menjadi salah satu pokok budaya Italia. Bialetti terus memproduksi model aslinya dengan nama dagang “Moka Express”.

Index cutting board, Joseph Joseph

Index cutting board
Index cutting board dari Joseph Joseph

Kontaminasi silang adalah hal yang sangat harus dihindari dalam dunia memasak. Oleh sebab itu, memotong setiap jenis bahan masakan tidak diperkenankan dilakukan di atas papan yang sama.

Sejak diluncurkan pada tahun 2008, Index telah menjadi produk terlaris di seluruh dunia. Bagaimana tidak, cutting board dari Joseph Joseph ini sangat membantu masyarakat mengurangi kontaminasi silang pada makanan mereka dengan sistem papan kode warna yang sederhana namun efektif.

Index cutting board
Setiap papan memiliki simbol bahan makanan

Setiap papan dilengkapi tab bergaya indeks dengan ikon yang menunjukkan jenis makanan apa yang sebaiknya digunakan; daging mentah, sayuran, ikan mentah, atau makanan matang.

Kulkas Fab, Smeg

Fab Fridge, Smeg
Rentang warna kulkas Fab dari Smeg

Sejak diluncurkan pada tahun 1997, rangkaian kulkas Fab seketika menjadi simbol status sosial masyarakat.

Kulkas dengan desain khas pintu melengkung, tulisan SMEG di bagian depan, dan gagang tebal ini seketika menyiratkan gaya retro tahun 1950-an.

Berbagai tipe kulkas Fab, Smeg

Desain retro ini semakin kuat dengan deretan warna solid yang menjadi ciri khasnya. Pink, kuning, jingga, dan lime ditambah edisi spesial, yakni pintu Union Jack sudah pasti menjadikannya sebagai pusat perhatian dimanapun kulkas ini ditempatkan.

Koleksi istimewa, Sicily is My Love

Pada 2018 di Salone del Mobile, Milan, Italia, Dolce & Gabbana dan Smeg berkolaborasi dengan mempersembahkan koleksi peralatan dapur dalam edisi terbatas Sicily is my Love. Konon, kulkas kolaborasi ini tercatat sebagai kulkas termahal sepanjang abad.

Standing Mixer model K, Kitchenaid

Kitchenaid stand mixer model K
Kitchenaid stand mixer model K

Tidak banyak peralatan dapur elektrik yang nyaris tidak berubah bentuknya selama 80 tahun. Jadi, kekaguman ini sepatutnya hanya disandangkan pada seorang jenius, Egmont Arens, yang mendesain mixer KitchenAid Model K.

Mixer ikonis yang modelnya telah dipatenkan ini bukan model pertama yang diciptakan Kitchenaid. Perusahaan ini memiliki teknologi yang canggih namun mixer makanan sebelumnya, yang dibuat pada tahun 1919, lebih terlihat seperti mesin industri. Bentuknya cenderung berbahaya terutama bagi para ibu rumah tangga di rumahnya.

mixer Kitchenaid model H5 (kiri) dan model K (kanan)
mixer Kitchenaid model H5 (kiri) dan model K (kanan)

KitchenAid model K diluncurkan pada tahun 1937. Bentuknya terlihat ramping seperti mobil-mobil baru pada masa itu. Dengan kepala berbentuk peluru yang dapat dimiringkan ke belakang, untuk memudahkan penggantian alat tambahan, serta penggunaan wadah yang bisa dilepas-pasang benar-benar sebuah terobosan.

Awalnya, KitchenAid Model K hanya tersedia dalam warna putih dan terjual dengan sangat baik. Namun produksi harus dihentikan selama Perang Dunia II. Setelah dilanjutkan kembali, produksi tersebut dengan cepat memanfaatkan budaya konsumen rumah tangga Amerika Serikat yang sedang berkembang.

Rangkaian warna mixer Kitchenaid model K
Rangkaian warna mixer Kitchenaid model K

Fenomena ini ditanggapi dengan dilansirnya rangkaian warna yang juga diperluas; Petal Pink, Sunny Yellow, dan Island Green. Sejak itu pilihan warna terus bertambah hampir dari tahun ke tahun.

Sunbeam Radiant Toaster

Sunbeam Radiant Control Toaster, T-20

Kalau di kamera ada Leica M2, di sepeda motor ada BMW Airhead, di urusan dapur, kita punya Sunbeam Radiant Control. Sejauh tujuh dekade terakhir, tidak ada pemanggang roti yang dapat dibandingkan dengan torehan sejarah tahun 1949 ini.

Tanpa handle apapun, tanpa tombol satupun, tanpa chip komputer atau elektromagnet dalam perangkat ini, kita bisa mendapatkan roti panggang yang sempurna hanya dengan memasukkannya begitu saja ke celahnya.

Iklan Sunbeam radiant control toaster

Sistem kantilever yang diciptakan memastikan berat roti yang dimasukkan akan menurunkannya ke pemanas dengan sendirinya. Dikenal juga radiant control toaster T-20, pemanggang roti ini memiliki fitur menurunkan dan menaikkan roti secara otomatis.

Wadah Penyimpanan Makanan, Tupperware

Rangkaian produk Tupperware yang dapat disusun dan membuat penyimpanan menjadi rapi
Rangkaian produk Tupperware yang dapat disusun dan membuat penyimpanan menjadi rapi

Kalau melihat wadah makanan, kita pasti langsung ingat merk kesayangan ibu-ibu satu ini. Ya, Tupperware merupakan pionir wadah penyimpanan makanan. Bahkan nama merk ini telah mengidentifikasi produk penyimpanan makanan pada umumnya.

Ide brilian ini datang dari Earl Silas Tupper yang berhasil menemukan metode untuk memurnikan ampas biji hitam polyethylene (bahan dasar pembuat plastik). Di tangannya, bahan ini menjadi plastik yang kuat, fleksibel, bening, tidak berminyak, berbau, aman, dan ringan.

Produk pertamanya berupa wadah makanan bernama Wonderlier Bowl dan Bell Tumbler dengan merek Tupperware di tahun 1946. Keistimewaan wadah Tupperware terletak pada teknologi tutupnya.

Salah satu paten penting dari produk Tupperware ini adalah seal penyekatnya yang dikenal dengan sebutan “burping seal“. Earl Tupper terinspirasi dari tutup kaleng cat yang akhirnya menjadikan Tupperware kedap udara dan air.

Brownie Wise
Brownie Wise, wanita jenius di balik kesuksesan Tupperware

Tapi, penjualan hebat Tupperware justru bukan dari toko. Dengan inisiatif Brownie Wise untuk menjual jajaran produk Tupperware dari rumah ke rumah, Tupperware meraih kesuksesan penjualannya. Brownie Wise menciptakan strategi Tupperware Party; mendemonstrasikan produk Tupperware secara langsung di hadapan teman-temannya.

Berkat Brownie Wise dan Tupperware, banyak perempuan, khususnya setelah perang dunia II, mampu memiliki penghasilan sendiri. Strategi ini juga menyebar dan berkembang ke seluruh dunia dalam penjualan Tupperware.

Tupperware juga menjadi terobosan dalam bidang sosial dan lingkungan. Tupperware membantu keluarga dalam menghemat waktu, uang, ruang, makanan, serta energi. Dengan teknologi kedap udara dan airnya ini bahan makanan bisa dipakai lebih lama bahkan ikut membantu agar tidak membuang makanan dan membuat sampah dapur menjadi berlebihan. Tidak heran, Tupperware jadi peralatan dapur paling favorit yang pernah ada bagi berbagai keluarga di dunia.

Panci cast iron, Le Creuset

Panci Le Creuset dengan seri warna Volcanic; warna khasnya sedari 1925 yang terinspirasi dari warna besi cor cair.
Le Creuset dengan seri warna Volcanic; warna khasnya sejak 1925 yang terinspirasi dari warna besi cor cair.

Panci adalah peralatan dapur yang pasti ada di setiap rumah. Tapi panci kualitas terbaik belum tentu dimiliki semua orang.

Le Creuset adalah panci terbaik untuk memasak yang pernah dibuat. Mahakarya ini dibuat oleh duo industralis Beligia, Armand Desaegher dan Octave Aubecq. Le Creuset didirikan pada tahun keduanya di kota Fresnoy-le-Grand, Prancis Utara.

Panci Le Creuset terbuat dari besi cor yang berkualitas tinggi. Besi cor ini memiliki daya tahan dan konduktivitas panas yang sangat baik, sehingga panas dapat merata dan dipertahankan dengan baik saat memasak. Inilah bahan terbaik untuk sebuah wadah memasak.

Material ini membuat panci Le Creuset, yang bisa digunakan untuk memasak daging hingga roti ini, mampu menyimpan suhu masakan dalam jangka waktu berjam-jam. Makanan di dalamnya yang sudah dimasak beberapa jam yang lalu tidak perlu dipanaskan lagi ketika akan disantap. Hal ini sangat cocok untuk negara-negara empat musim di musim dingin.

Setiap panci Le Creuset dilapisi dengan enamel di dalam dan di luar. Lapisan enamel ini memberikan beberapa manfaat, termasuk tahan karat, tahan goresan, dan kemampuan mudah dibersihkan. Ini juga menjadikan panci Le Creuset cocok untuk memasak berbagai jenis makanan, termasuk yang bersifat asam.

Pilihan warna panci Le Creuset
Pilihan warna panci Le Creuset seiring perkembangan zaman

Membeli panci Le Creuset konon membeli sebuah investasi jangka panjang untuk sebuah dapur berkualitas. Karena daya tahannya yang luar biasa, banyak orang mewariskan panci Le Creuset dari generasi ke generasi. Tidak heran jika sebuah panci yang dapat bertahan selama puluhan tahun dengan perawatan yang baik ini bernilai fantastis di banding alat memasak lainnya.

SHARE :
WhatsApp
Facebook
Twitter
Email
Artikel Lainnya